Cara Cepat Agar Walet Menginap di Rumah/Gedung Walet

suara

Cara cepat agar walet menginap – Jika berbicara mengenai sarang burung walet tentu hal ini sangat populer sekali saat ini khususnya di Indonesia. Oleh karena itu, tak heran ada banyak orang yang ingin mencoba untuk membuka usaha seperti ini yakni dengan menjalankan usaha budidaya ternak burung walet dan mendapatkan keuntungan yang banyak. Tak hanya itu saja, menurut informasi yang telah ada bahwa air liur burung walet ini dapat bermanfaat untuk kesehatan dan juga dapat menjaga kulit sehingga tetap cantik. Untuk itu, memang tidak heran mengapa banyak orang yang sengaja membangun rumah/gedung walet sehingga para walet ini mau menginap di sana. Selain itu, untuk informasi mengenai hal ini maka Anda bisa melihatnya di sini dengan jelas mengenai hal ini.

cara cepat agar walet menginap

Cara Cepat Agar Walet Menginap di Tempat Yang Telah di Sediakan

Setelah Anda membuat rumah atau gedung walet tentu langkah selanjutnya yaitu memikirkan bagaimana caranya agar burung walet tersebut bisa menginap di rumah yang Anda buat tersebut bukan? Nah, sebagai langkah dan caranya maka Anda bisa melihatnya seperti berikut:

1. Gunakanlah Teknik Aromatik

Teknik aromatik ini digunakan sebagai cara untuk memancing burung-burung walet agar mau menginap di rumah dengan cara menebarkan aroma walet yang ada di sekitar rumah buatan sehingga para walet ini mau menempati rumah/gedung walet tersebut. Selain itu, aroma walet tersebut juga dapat merangsang penciuman burung-burung walet sehingga mau masuk ke dalam rumah yang telah disediakan. Jadi, dengan adanya aroma walet tersebut, para burung walet ini akan mengira bahwa rumah atau gedung yang Anda sediakan tersebut juga telah dihuni oleh burung-burung walet lainnya.

2. Memberikan Pakan Tambahan

Rumah burung yang masih saja baru dibangun memang biasanya akan mengincar walet-walet muda sehingga untuk memikat burung walet tersebut yaitu sebagai caranya adalah menyediakan pakan tambahan. Tak hanya itu saja, untuk peletakan pakan ini biasanya tergantung dengan jenis yang digunakan. Namun, rata-rata para usaha walet ini biasanya meletakkan di dalam gedung dengan catatan dapat menjamin pakan tambahan yang disediakan sehingga tidak mengundang predator walet.

Nah, pada intinya jenis pakan tambahan walet yaitu serangga kecil. Tetapi ada juga para pengusaha walet juga menggunakan buah dan dibiarkan hingga busuk sehingga akan banyak serangga berdatangan di tempat tersebut. Buah yang digunakan biasanya seperti nanas, pepaya, jagung dan lainnya. Jadi, hal seperti inilah yang merupakan salah satu cara bikin makanan walet yang bisa Anda coba lakukan.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan dedak yang nantinya telah dicampur dengan menir serta dibasahi lalu letakkan di dalam rumah walet. Nah, setelah beberapa hari di biarkan nantinya akan keluar kutu dan ini juga bisa menjadi santapan atau pakan tambahan untuk burung walet. Namun, jika Anda tidak mau repot dengan persiapan pakan burung walet, maka Anda bisa juga menggunakan pakan yang telah jadi yang dijual banyak toko-toko walet.

3. Menggunakan Suara Panggilan

Untuk berikutnya Anda juga bisa menggunakan suara panggilan sebagai cara selanjutnya. Hal ini bertujuan sehingga walet muda agar mau menginap dan bersarang di rumah atau gedung yang telah Anda sediakan.

Budidaya Burung Walet Bagi Pemula

Seperti yang Anda lihat seperti di atas bahwa burung walet ini merupakan salah satu burung yang banyak diinginkan oleh orang. Sebab burung jenis ini bisa menghasilkan manfaat serta memberikan keuntungan yang banyak bagi yang menjalankan usaha burung walet. Namun, untuk menjalankan  budidaya sarang burung walet ini khususnya bagi pemula tentu harus mengetahui banyak informasi mengenai hal ini yakni seperti cara merawat sarang walet dan sebagainya sehingga usaha yang Anda jalankan bisa berjalan dengan lancar. Jadi, apa saja itu berikut dapat Anda lihat:

  1. Pembuatan gedung atau rumah walet.
  2. Menyiapkan pakan atau makanan untuk walet.
  3. Perawatan gedung atau tempat tinggal walet.
  4. Memperhatikan dengan baik hama di dalam gedung atau tempat tinggal walet.
  5. Panen sarang burung walet.

Jadi, itulah ada beberapa proses dan cara budidaya burung walet yang harus Anda ketahui sehingga Anda bisa menjalankan usaha seperti ini dengan mudah.

Harga Sarang Walet Per Kilo

Jika berbicara dan membahas harga sarang walet per kilo tentu hal ini sangat bervariasi. Mengapa demikian? karena biasanya pihak penjual akan menawarkan beberapa pilihan harga yang bisa Anda dapatkan atau beli. Hal seperti ini tentu berdasarkan kualitas sarang burung walet yang ditawarkan sehingga menimbulkan harga yang berbeda pula. Namun, untuk kisaran harga sarang burung walet yang ditawarkan per kilonya yaitu berkisar sekitar ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Bagaimana Cara Panen Sarang Walet Yang Baik?

Hal ini merupakan salah satu hal yang perlu dan penting untuk diketahui sehingga para usaha pemula yang menjalankan usaha ini bisa dapat panen sarang burung dengan tepat dan sesuai dengan usia panennya. Jadi, untuk panen sarang walet ini apabila sudah memungkinkan keadaannya sehingga kualitas sarang walet tetap terbaik. Untuk pola panen yang tepat ataupun cara yang baik sehingga dapat mengetahui berapa lama panen sarang walet yaitu melalui beberapa pola seperti dibawah ini.

1. Panen Penetasan

Untuk cara seperti ini sarang walet yang akan dipanen yaitu pada saat anak walet mulai menetas dan memang sudah bisa terbang. Namun, untuk kelemahannya yaitu mutu sarang walet ini rendah, sebab sarang tersebut sudah mulai rusak dan juga telah dicemari dengan kotorannya. Akan tetapi untuk keuntungannya adalah burung-burung walet tersebut dapat berkembang biak dengan aman dan juga tenang sehingga populasi untuk burung walet bisa terus meningkat.

2. Panen Buang Telur

Berikutnya yaitu panen buang telur. Dimana cara seperti ini dilakukan pada saat burung-burung tersebut telah membuat sarangnya serta bertelur dua butir. Setelah itu telur tersebut diambil dan dibuang serta sarangnya diambil juga. Jadi, keuntungan panen dengan cara seperti ini yaitu dalam setahun bisa Anda lakukan hingga 4 kali dan juga untuk mutu sarang yang nantinya dihasilkan bisa sangat baik karena sarang tersebut terlihat sempurna dan tebal. Namun, untuk kelemahan dari pola panen ini yaitu tidak akan ada kesempatan lagi untuk walet menetaskan telurnya disarang tersebut.

3. Panen Rampasan

Cara seperti ini dilakukan setelah sarang burung walet siap dipakai untuk bertelur, akan tetapi pasangan walet tersebut belum sempat untuk bertelur. Cara ini dilakukan tentu memiliki keuntungan dimana jarak waktu panen sarang lebih cepat dan kualitas sarang juga sangat bagus serta total untuk produksi sarang burung walet untuk per tahunnya bisa lebih banyak. Namun, jika melihat sisi kelemahannya, dimana cara ini sebenarnya tidak baik khususnya dalam pelestarian budidaya burung walet sebab tidak akan ada peremajaan. Hal ini dipicu oleh burung walet tersebut harus melakukan terus menerus membuat sarang sehingga membuat walet tidak akan ada waktu istirahat.

Jadi, sedikit informasi lagi mengenai waktu panen untuk sarang burung walet, dimana untuk waktu panen yang bisa dilakukan yaitu bisa dengan beberapa cara. Pertama panen 4 kali dalam setahun dengan cara panen rampasan untuk panen pertama kali dan untuk panen selanjutnya bisa dilakukan dengan pola buang telur. Kedua, panen 3 kali setahun untuk pola panen tetasan sebagai panen pertama dan panen selanjutnya bisa menggunakan panen rampasan dan buang telur. Ketiga Panen 2 kali setahun dan cara panen ini akan dilakukan pada awal pengelolaan dengan tujuan bisa memperbanyak populasi burung walet.

Nah, itulah ada beberapa hal mengenai budidaya burung walet serta cara cepat sehingga burung walet tersebut bisa masuk dan membuat sarang di rumah/gedung walet yang telah Anda siapkan.

Sekian artikel mengenai cara cepat agar walet menginap. Semoga bermanfaat.