Konstruksi Rumah Walet dengan Tata Ruang yang Baik !!

suara

Konstruksi rumah walet – Budidaya sarang walet memang menjadi bisnis primadona di Indonesia. Penjualan sarang walet yang berharga cukup mahal menjadi tujuan utama dalam bisnis ini. Banyak cara yang dilakukan oleh petani walet untuk mendapatkan sarang yang berkualitas, salah satunya adalah dengan membangun rumah walet. Banyak hal yang perlu digali lagi ilmunya agar walet betah dan mau membuat sarang pada rumah walet yang di sediakan.

Pada dasarnya sketsa atau konstruksi rumah walet memiliki bangunan yang berukuran besar yaitu luas berkisar antara 4mx10m hingga 20mx30m, mungkin masih banyak yang lebih besar daripada itu. Gedung walet bisa menggunakan 1 lantai (3 m) dan juga biasa menggunakan 6 lantai (18 m), dan ditambah wuwungan atau bubungan atap. Nah bagaimana cara membangun rumah walet yang tepat berikut ulasannya:Cara Membangun Rumah Walet

Cara membuat konstruksi rumah walet

1. Bubungan Atap

Ukuran tinggi atau rendah bubungan atap menjadi salah satu yang berpengaruh terhadap kondisi kelembaban dan suhu rumah walet. Jika bubungan atap semakin tinggi, maka rumah walet semakin bagus dan walet lebih menyukainya.dan jarak bubungan dengan plafon juga dapat berjarak lebih lebar agar rongga antar plafond an bubungan lebih besar. Hal ini berfungsi untuk memperluas volume udara pada ruangan tersebut sehingga plafon tidak terlalu panas. Gedung walet jangan sampai tertutup oleh pepohonan yang berada disekitaran gedung. Karena walet tidak suka jika tempat masuknya terlalu banyak hambatan. Atau kita bisa meninggikan lagi bangunan walet untuk menghindari hal tersebut.

2. Atap

Cara terbaik untuk bagian atap adalah dengan menggunakan genting. Hal ini bertujuan untuk mengendalikan suhu di dalam ruangan. Jika pada trik matahari genting sangat cocok digunakan dan pada malam hari suhu kelembaban akan lebih terkendali. Jangan menggunakan atap dari seng karena seng mudah panas dan suhu udara di dalam ruangan sulit terkendali. Gunaka genting yang terbuat dari pres tanah liat.

Baca jugA :  Membuat Rumah Walet Murah? Berikut Tipsnya!!

3. Sirip

Cara membangun sirip rumah walet sebaiknya terbuat dari kayu untuk memudahkan sarang walet melekat. Gunakan kayu yang tahan lama yang tidak mudah keropos atau di makan rayap. Kayu yang tidak terlalu sering diganti akan lebih baik karena jika terus diganti akan menganggu ketenangan walet. Burung walet maupun seriti biasa nya menyuai temat-tempat yang kasar dan kering untuk bersarang. Untuk itu buatlah sirip dari bahan kayu yang sudah di jemur untuk menghilangkan kada air di dalamnya dan di pasang di plafon. Tidak perlu khawatir dengan jenis papan karena semua jenis dapat di pakai yang terpenting adalah papan tidak berbau atau basah.

4. Dinding

Untu dinding sendiri lebih bagus adalah menggunakan susunan batu bata yang selanjutnya di plaster mesksi tidak benar-benar halus. Anda bisa membuat plaster dengan ketebalan 45 cm. Dengan demikian suhu dalam gedung akan terasa sejuk dan lembab. Namun, sebenar nya masih bisa kita membuat rumah walet kayu itu tidak jadi masalah asalkan benar-benar tepat mengatur suhu di dalam rumah walet tersebut. Mungkin itulah saran untuk konstruksi rumah walet dengan tata ruang yang baik yang dapat Anda lakukan. Sekian artikel kali ini semoga dapat menambah wawasan Anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.