Cara Merawat Rumah Walet untuk Pembudidaya

suara

Cara merawat rumah walet – Burung walet di kenal sebagai salah satu burung yang menjadikan serangga sebagai makanan utamanya, dengan sifat bergeraknya yang aerial atau suka berakselerasi (meluncur). Jenis burung ini seperti burung pada umumnya yang berwarna gelap, terbang cepat dengan bentuk tubuh sedang atau kecil, serta mempunyai bentuk sayap sabit dan sedikit runcing. Kakinya yang kecil begitupun dengan paruhnya, membuat burung ini sangat jarang tinggal atau bersarang di pohon seperti burung pada umumnya. Sebelum banyak orang yang melakukan budidaya walet, dengan membangun rumah walet. Burung walet punya habitat atau tempat tinggal di gua-gua atau tempat-tempat tertutup lainnya dengan kondisi cukup lembab, gelap, atau remang-remang, mereka menggunakan langit-langit tempat tersebut sebagai titik untuk membangun sarang dengan cara menempelkannya sebagai tempatnya bereproduksi dan beristirahat. Cara untuk mendapatkan sarangnya adalah dengan cara-cara tradisional, seperti petani lebah madu yang masih mencari sarang madu lebah liar di tengah hutan. 

Syarat-syarat Rumah Walet

Untuk menjadi peternak walet, diperlukan banyak hal. Umumnya ada dua, yaitu untuk rumah dengan bentuk menjulang ke atas untuk tempat walet membangun sarangnya, beserta lokasi yang strategis. Selain itu, cara merawat rumah walet menjadi alasan yang sangat berpengaruh bagi suksesnya usaha Anda. Secara umum, gedung untuk dijadikan rumah walet harus memiliki suhu, kelembaban, serta penerangan yang menyerupai habitat aslinya, yakni gua-gua alami. Suhu gua alami berkisar antara 24-26 derajat celcius dengan kelembaban kurang lebih 80-90%.

Untuk bentuknya sendiri, rumah walet berbentuk persegi dengan tinggi yang menjulang ke atas. Ukurannya sendiri pun cukup beragam, mulai dari 10 x 15 m2 sampai 10 x 20 m2. Ada yang bilang semakin tinggi rumah walet, semakin cepat dan mudah walet tinggal dan membangun sarangnya. Meskipun teori itu masih sangat mentah, tapi setidaknya mempunyai sisi kebenaran yang banyak dipercaya orang. Yang paling harus diperhatikan adalah bangunan tidak boleh terhalang pepohonan atau bangunan-bangunan lain yang tinggi. Penting kiranya sebelum masuk ke cara merawat rumah walet, terlebih dahulu memahami teknis membangun rumah walet. 

Cara Dasar Merawat Rumah Walet 

Untuk menjaga dan mempertahankan walet tetap berada dalam rumah, sebaiknya memahami sifat atau karakteristik walet. Seperti bahwa walet adalah burung yang hidup berkoloni, serta merasa aman dan nyaman ketika mendengar suara koloni-koloninya. Nah, untuk itu para pembudidaya walet biasanya memutarkan rekaman menyerupai suara asli walet untuk memancingnya tinggal di rumah walet. Selain itu, ketersediaan pakan berupa serangga juga berpengaruh terhadap lamanya walet itu tinggal, untuk itu biasanya pembudidaya membuat kolam yang menampung air di sekitar rumah walet untuk pertumbuhan jentik nyamuk, atau dengan membusukkan beberapa jenis buah seperti pepaya, semangka, mentimun, dan lain-lain. Selain hal utama tersebut, yang juga menjadi faktor yang berpengaruh bagi cara merawat rumah walet yakni mengupayakan agar rumah walet setidaknya dapat menyerupai kondisi tempat yang menjadi habitat aslinya, seperti tetap menjaga suhu rumah walet dengan cara menyemprotkan air melalui selang secara rutin dan membersihkan kotoran-kotoran walet, karena akan dapat mengganggu proses pembuatan sarang walet serta menjadi tempat hama berkembang biak.